G O T R A H
Naskah Drama Dua Babak
SEKILAS TENTANG NASKAH
( SINOPSIS )
Salam Budaya.
Cerita ini diberi judul : GOTRAH. Mengambil
latar waktu era milenial dan era gonjang-ganjing
pandemi covid-19. Kisah ini berselancar dalam alur dan tema klasik, pun secara sederhana
memotret sedikit kemungkinan atas realita kehidupan yang sebenarnya sarat menyimpan
rahasia, absurd, serta tak bisa terbebas
dari fakta sifat kodrati manusia.
PENOKOHAN :
1.
NYAI
GOTRAH : Janda berdarah biru (Nenek) ± 57 tahun. Mantan penari keraton.
2.
LUMIÈRE
LE DESTIN atau DESTIN : Gadis cantik 19
tahun (Cucu Nyai Gotrah). Yatim
piatu
berdarah campuran Perancis-Jawa. Ayah Perancis dan Ibu Jawa.
3.
PRAMU
: Lelaki ± 40 tahun, Paramedis/Perawat (Keponakan Nyai Gotrah).
Secara singkat cerita ini mengisahkan
tentang ambisi Nyai Gotrah terhadap Destin, cucu satu-satunya, agar kelak bisa
menjadi wanita sempurna dalam hal nasib dan karirnya. Pendek kata, Nyai Gotrah
ingin takdir cucunya bersinar terang seperti arti nama cucunya, Cahaya Takdir.
Juga
bercerita tentang kisah perselingkuhan, perselingkuhan dalam arti hubungan
lelaki-perempuan (sex), dan perselingkuhan dalam kejahatan administrasi
(korupsi). Perselingkuhan di dalam cerita ini, melibatkan Nyai Gotrah sendiri,
Destin, dan Pramu. Yang mana ketiga tokoh itu masih bertalian darah satu sama
lain. Sebab perselingkuhan sedarah itulah yang kemudian meluluhlantakkan Nyai
Gotrah.
Meskipun Nyai Gotrah pada akhirnya
memutuskan untuk mengubur dalam-dalam kisah pedih yang telah membuat jiwanya
hancur dan berniat membangun lagi dari awal, tetap saja ia tidak mampu untuk
menghindar begitu saja. Bahkan bisa jadi akan selalu menghantui sepanjang sisa umurnya.
Menyitir pepatah popular : Siapa Menabur Angin
(akan) Menuai Badai. Setiap perbuatan akan berbuah karma.
Demikian dari penulis, dengan segala
keterbatasan dan kerendahan hati semoga karya sederhana ini bisa memberi
manfaat. Tak lupa segala puja dan puji sukur kepada Tuhan Pencipta Semesta Alam
yang Maha Agung yang telah memberi segala nikmat hidup yang tiada tara. Apapun,
yang sempurna hanya milik Tuhan semata. Sekian, terima kasih.
Bojonegoro,
20 Oktober 2020
Penulis,
Siswo Nurwahyudi
NB :
Bagi yang menghendaki naskah lengkap "GOTRAH" sila menghubungi Prodi Teater, Institut Seni Indonesia Padang Panjang.
Terima kasih.
Support/donasi dukungan :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar